Skip to content
Back to news
persebaya

Penguasaan Penuh Tapi Poin Hilang, Tavares Merasa Seperti Kekalahan

By Redaksi Trengguli

SURABAYA -- Dominasi permainan dan puluhan peluang ternyata belum cukup mengantarkan Persebaya Surabaya meraih kemenangan di pe.. Selengkapnya di ILeague.

2727 likes
Share

Summarised by Redaksi Trengguli from ILeague.

Persebaya kembali mengalami nasib pahit di lapangan. Tim Bajul Ijo menguasai jalannya pertandingan dengan penuh dominasi, namun sekali lagi harus puas dengan hasil imbang. Pelatih Bernardo Tavares tampak frustasi dengan situasi ini, mengatakan bahwa walaupun secara statistik tim tidak kalah, namun perasaannya terasa seperti meninggalkan lapangan dengan kekalahan.

Kesempatan emas datang beruntun untuk Persebaya, namun semua terbuang sia-sia. Puluhan peluang tercipta dari serangan-serangan terukur yang dibangun dari tengah lapangan, akan tetapi finishing yang kurang sempurna dan respons pertahanan lawan yang solid membuat gawang tetap tertutup. Ini adalah cerita yang sudah terlalu familiar bagi para Bonek — penguasaan bermain tinggi namun hasil tidak berbanding lurus.

Tavares menyentuh poin krusial tentang mentalitas tim. Menurutnya, permainan yang dominan saja tidak cukup dalam sepak bola modern. Diperlukan ketajaman eksekusi, terutama pada momen-momen kritis, agar dominasi tersebut bisa diterjemahkan menjadi tiga poin yang berharga. Frustasi pelatih muda Persebaya itu bisa dipahami, mengingat tim sudah menunjukkan performa yang jauh lebih baik secara keseluruhan.

Perjalanan musim ini memang penuh tantangan bagi Bajul Ijo. Untuk bisa bersaing di puncak klasemen, Persebaya tidak bisa lagi membiarkan kesempatan-kesempatan seperti ini terlewatkan begitu saja. Mental juara dimulai dari kemampuan menyelesaikan laga yang sudah dikuasai menjadi kemenangan. Para Bonek tentunya mengharapkan tim segera menemukan formula yang tepat untuk mengubah permainan bagus menjadi hasil maksimal.

Comments

0 comments

Sign in with Google to join the discussion.

No comments yet. Be the first!