Skip to content
Back to news
indonesia

Dewa United Banten FC Jadi Klub Terindisiplin Terburuk di Awal Musim Super League

By Redaksi Trengguli

Dewa United Banten FC menjadi klub dengan jumlah pelanggaran terbanyak sementara di BRI Super League 2026/27. Klub tersebut telah melakukan 60 pelanggaran hingga 25 September… Selengkapnya di Databoks Katadata.

6969 likes
Share

Summarised by Redaksi Trengguli from Databoks Katadata.

Musim BRI Super League 2026/27 baru berjalan sebentar, tetapi sudah terlihat jelas klub mana yang paling sering berbuat onar di lapangan. Berdasarkan data hingga 25 September 2026, Dewa United Banten FC memimpin klasemen pelanggaran dengan rekor yang tidak terlalu membanggakan—60 kali melakukan pelanggaran. Angka ini menunjukkan bahwa disiplin dan kontrol emosi pemain masih menjadi pekerjaan rumah bagi klub asal Banten tersebut.

Peringkat tertinggi dalam catatan pelanggaran memang bukan prestasi yang diinginkan klub manapun. Setiap pelanggaran membawa risiko kartu kuning, kartu merah, atau bahkan hukuman dari pihak kompetisi. Untuk Dewa United, angka 60 pelanggaran dalam periode singkat ini bisa menjadi alarm bahwa manajemen perlu lebih ketat dalam membina mental dan kedisiplinan skuad mereka.

Dalam kompetisi yang ketat seperti Super League, setiap kartu yang diterima bisa berdampak strategis pada pertandingan berikutnya. Pemain yang sering menerima kartu kuning akan selangkah lebih dekat dari suspensi, sementara kartu merah langsung mengecilkan jumlah pemain di lapangan. Oleh karena itu, pelatih dan staf kepelatihan semestinya lebih fokus pada aspek disiplin taktis dan mental conditioning.

Sebagai pengamat sepak bola Indonesia, kita bisa belajar bahwa penguasaan teknik permainan saja tidak cukup—kontrol emosi dan kedisiplinan pemain sama pentingnya. Musim masih panjang, dan Dewa United Banten FC masih punya kesempatan untuk memperbaiki rekor ini. Jika mereka bisa menurunkan angka pelanggaran, tentu saja performa di lapangan juga akan meningkat, dan tim akan bisa fokus bermain daripada khawatir tentang suspensi pemain.

Comments

1 comments

Sign in with Google to join the discussion.

  • Ivan Nizar Prahmadi2 hours ago

    kiw