VAR Jadi Buah Bibir, Persebaya Terseok Lepas Dua Poin Kontra Persijap
By Redaksi Trengguli
Persebaya ditahan Persijap 1-1 di Gelora Bung Tomo. Bernardo Tavares mempersoalkan keputusan VAR yang mengesahkan gol tim tamu. Selengkapnya di JPNN.com Jatim.
Summarised by Redaksi Trengguli from JPNN.com Jatim.

Malam yang mengecewakan terulang di Gelora Bung Tomo. Persebaya tidak mampu menutup pertandingan dengan kemenangan saat menjamu Persijap, padahal peluang emas ada di tangan. Laga berakhir dengan skor 1-1, membuat Bonek kembali harus merelakan dua poin yang seharusnya jadi milik sendiri.
Yang membuat kesal para pendukung setia adalah performa VAR dalam laga tersebut. Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, turut bersuara keras mengenai keputusan VAR yang mengesahkan gol tim tamu. Menurut sang pelatih, ada sesuatu yang kurang tepat dalam proses review tersebut, namun keputusan sudah final dan tidak bisa diubah lagi. Ini menjadi salah satu alasan Persebaya kehilangan kesempatan emas meraih tiga poin di kandang sendiri.
Tentunya keputusan ini menambah daftar panjang kontroversi VAR di sepak bola Indonesia. Bukan kali pertama teknologi yang seharusnya membantu ini malah menciptakan perdebatan sengit di kalangan pelatih dan suporter. Namun, Bonek tetap harus fokus maju, bukan terjebak dalam keluh kesah seputar keputusan wasit.
Dua poin yang hilang di markas sendiri tentu membuat langkah Persebaya semakin berat. Dengan hasil ini, tim perlu bangkit lebih kuat di pertandingan berikutnya. Momentum dan performa konsisten menjadi kunci untuk mengubah hasil-hasil kurang memuaskan menjadi kemenangan. Bonek percaya, Persebaya masih memiliki banyak laga untuk menunjukkan kemampuan sesungguhnya.




Comments
0 comments
Sign in with Google to join the discussion.
No comments yet. Be the first!