Lompat ke konten
Kembali ke berita
persebaya

Tavares Frustasi Persebaya Lepas Kesempatan Emas Lawan Garudayaksa

Oleh Redaksi Trengguli

Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares kecewa timnya gagal mempertahankan keunggulan atas Garudayaksa FC. Selengkapnya di detiksport.

Dirangkum oleh Redaksi Trengguli dari detiksport.

Pertandingan melawan Garudayaksa FC meninggalkan rasa pahit bagi Persebaya Surabaya. Meski sempat unggul, tim asuhan Bernardo Tavares gagal menutup laga dengan hasil kemenangan. Pelatih berkebangsaan Portugal itu mengungkapkan kekecewaan mendalam atas ketidakkonsistenan performa Bajul Ijo di laga tersebut.

Tavares menilai timnya sebenarnya memiliki momentum yang cukup bagus ketika berhasil melampaui Garudayaksa. Namun, ketidakmampuan untuk mempertahankan keunggulan itu menjadi hal yang sangat disayangkan. Dalam dunia sepak bola, membiarkan lawan bangkit setelah tertinggal adalah kesalahan mahal yang sulit dimaafkan.

Sosok strategis di garis samping itu percaya Persebaya harus lebih matang secara mental dan taktis ketika berada di posisi depan. Lapangan sepak bola mengajarkan bahwa mengunci pertandingan tidak hanya soal gol, melainkan juga manajemen permainan dan disiplin kolektif. Kekhawatiran Tavares mencerminkan standar tinggi yang dia terapkan untuk skuad Bajul Ijo.

Kejadian ini menjadi catatan penting bagi Persebaya ke depan. Tenaga medis dan staf pelatih perlu mengevaluasi detail-detail kecil yang membuat kemenangan kandas di tangan. Setiap pertandingan adalah pembelajaran, dan dari kegagalan melawan Garudayaksa, Persebaya harus ambil hikmahnya untuk menjadi lebih solid lagi.