Lompat ke konten
Kembali ke berita
persebaya

Tavares Buka Suara soal Kegagalan Persebaya Raih Poin Penuh di Kandang

Oleh Redaksi Trengguli

Rapuhnya lini belakang Persebaya Surabaya pada menit-menit akhir saat menjamu Garudayaksa FC di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Sabtu (19/9) Selengkapnya di Beritajatim.com.

Dirangkum oleh Redaksi Trengguli dari Beritajatim.com.

Pertandingan melawan Garudayaksa FC di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Sabtu lalu (19/9) meninggalkan rasa pahit bagi skuad Persebaya Surabaya. Kali ini bukan hanya soal hasil yang tak memuaskan, tetapi bagaimana tim berhasil membuang kesempatan emas untuk meraih tiga poin di depan pendukung sendiri. Pelatih Bernardo Tavares tidak menyembunyikan kekecewaan atas apa yang terjadi di laga tersebut.

Tavares mengungkapkan frustasinya melihat bagaimana defensnya tergoyahkan pada fase akhir pertandingan. Kesalahan fatal pada menit-menit krusial tersebut menjadi batu loncatan bagi Garudayaksa untuk mengurangi ketertinggalan atau bahkan menyamakan skor. Ini adalah momen yang seharusnya tidak terjadi, mengingat Persebaya memiliki keuntungan bermain di markas sendiri dengan dukungan suporter.

Problematika pertahanan Persebaya di pertandingan itu mencerminkan inkonsistensi yang kerap dialami. Dalam beberapa laga terakhir, Persebaya memang menunjukkan performa yang fluktuatif, terutama di garis belakang. Tavares tentu menyadari bahwa untuk bersaing di level yang lebih tinggi, soliditas defensif adalah fondasi yang tidak boleh dikompromikan.

Kekalahan poin di kandang sendiri adalah peluang yang terbuang percuma. Persebaya masih memiliki sejumlah laga lagi untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen. Yang penting sekarang adalah bagaimana Tavares dan anak buahnya mampu bangkit, belajar dari kesalahan, dan menampilkan pertahanan yang lebih solid di pertandingan berikutnya. Bonek tentunya berharap tim kesayangan akan kembali menunjukkan wajah pembelaannya yang kompak dan tangguh.